Di sebuah kerajaan bernama
Moonhaven, segalanya dulu tampak indah dan berwarna. Langitnya berwarna biru
cerah, bunga – bunga bermekaran dengan berbagai warna, dan burung – burung yang
berkicauan saat menyambut matahari terbit. Namun, di suatu hari, ada hal yang
sangat aneh. Saat matahari terbit, warna kehidupan di kerajaan Moonhaven
seketika menghilang.
Rumput menjadi kelabu, bunga –
bunga yang tak lagi indah, bahkan pelangi pun ikut tersamarkan oleh warna kelabu.
Semua orang di kerajaan Moonhaven terheran – heran dengan fenomena ini,
sebagian dari mereka ada yang menangis karena tidak lagi ada warna dalam
kerajaan Moonhaven. Ternyata, itu semua ulah dari penyihir gelap yang
memberikan kutukan di kerajaan Moonhaven. Penyihir gelap itu iri melihat
kebahagiaan Alaric. Ia berkata “ warna negeri ini akan kembalu, jika sang
pangeran menemukan hari yang paling tulus di dunia! “.
Pangeran Alaric, ia masih muda
dan mempunyai sifat yang baik hati. Pangeran Alaric memutuskan untuk pergi
mencari orang itu. Ia membawa seekor kuda kesayangannya yang bernama Bullseye.
Kuda itu berwarna putih dan mempunya ekor yang Panjang.
Di perjalanan, pangeran Alaric melewati
bertemu dengan banyak orang baik. Seorang pelukis tua yang tetap melukis walau warnanya
tak ada. Seorang anak kecil yang masih tertawa walau dunia tampak suram dan
seorang penyanyi buta yang bernyanyi tentang harapan dan cahaya. Dari mereka, Pangeran
Alaric mengetahui bahwa, keindahan tidak hanya dari mata melainkan dari hati.
Suatu hari, di puncak lembah
sepi, Pangeran Alaric bertemu dengan seorang gadis bernama altsha. Gadis itu
sedang menanam bunga – bunga di taman kecilnya meski semua abu – abu. “ mengapa
kamu menanam bunga yang tidak berwarna? “ tanya Alaric. Altsha tersenyum manis
dan berkata “ karena aku percaya, suatu hari warna akan kembali lagi jika kita
menjaga harapan. “
Saat Alaric tersenyum balik, ia
melihat hal – hal ajaib yaitu, bunga yang berada di taman kecil Altsha mulai
berwarna merah muda. Langit yang tadinya kelabu kini berubah menjadi jingga
lembut. Burung – burung pun kembali berkicauan dan berterbangan ke atas langit.
Perlahan warna – warna mulai datang dan menyebar ke seluruh kerajaan.
Semua orang yang berada di
kerajaan Moonhaven bersorak bergembira. Tetapi, Altsha perlahan menghilang
menjadi cahaya kecil yang terbang ke langit. sebelum ia menghilang, ia berkata “
pangeran, sekarang dunia sudah berwarna lagi “, dengan suara lembutnya.
Pangeran Alaric memandangi langit yang sudah berwarna biru cerah. Sejak kejadian di hari itu, ia selalu mengingat kata – kata Altsha dan menjaga agar rakyatnya tidak pernah kehilangan harapan apapun.
Setiap matahari terbenam, warna
senja dilangit Moonhaven selalu tampak paling indah. Karena di langit itulah,
senyum Altsha beristirahat.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar