Di langit biru yang luas, hiduplah sebuah awan kecil yag
bernama Cloudy. Cloudy adalah awan yang sangat ceria, warnanya putih pudar dan
bentuknya pada awan seperti umumnya. Setiap sore hari, ia melihat burung –
burung kecil terbang menembus pelangi yang berwarna sangat indah.
Suatu hari Cloudy berkata “ aku ingin seperti pelangi,
pelangi sangat dikagumi banyak orang, “ ujar Cloudy sambil menatap pelangi
dengan warna keindahannya. Selang beberapa waktu, angin bertiup lembut dan
membawa Cloudy ke tempat yang gelap.
Ternyata tempat gelap itu adalah tempat awan hitam sedang
berkumpul dan menandakan akan turun hujan. Cloudy merasa takut, tetapi ia
mencoba untuk bertahan. Benar saja, tak selang beberapa lama hujan pun turun.
Cloudy ikut menangis bersama rintik hujan yang jatuh ke bumi.
Saat hujan berhenti, matahari muncul kebali dan tersenyum
hangat pada makhluk bumi. Cahaya matahari menyentuh tetes – tetes hujan yang
masih tersisa di langit.
Tibaa – tibaa……..
Jrengg!!!
Muncullah pelangi yang sangat indah di sertai dengan ciri
khasnya yaitu warna mejikuhibiniu.
Cloudy terkejut dan berata “ itu akuu ?? “. Ternyata, tanpa
disadari, cloudy telah membantu hujan dan matahari menciptakan pelangi. Sejak
hari itu, Cloudy tidak sedih lagi menjadi awan. Ia mengerti bahwa tanpa peran
awan, pelangi tak akan pernah ada.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar